Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi Filler, Filter, Strainer & Konstruksinya Pada Sistem Hidrolik

Konten [Tampil]
Fungsi Filler, Filter, Dan Strainer - Dalam sistem hidrolik pada alat berat terdapat berbagai komponen salah satunya yaitu filler, filter, dan strainer. Lalu apa fungsi dari filler, filter, dan strainer? Untuk lebih jelasnya terkait hal tersebut akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.
fungsi filter sistem hidrolik

Fungsi Filler, Filter, Dan Strainer

1. Filler Screen

Filler screen biasanya ada pada pipa pengisian. Screen ini akan jaga contaminant sama ukuran besar masuk bak saat tutup lubang pengisian dilepaskan.

2. Strainer

Inlet strainer selalu ditaruh di dalam reservoir tergenang oli. Pada keadaan normal seterusnya oli akan mengucur ke arah element filter. Saluran oli yang normal akan mengucur ke arah element filter.

Saat filter mampet, penekanan oli saat sebelum pompa akan turun (pump sucking) dan oli akan mengucur melalui bypass valve. Strainer yang tidak diperlengkapi dengan bypass bisa menghancurkankan pompa dengan cepat sekali.

3. Filter

Oli filter bisa ditaruh pada beberapa status di circuit hidrolik. Inlet filter terpasang pada reservoir atau pada line ke arah pompa. Strainer lebih diputuskan untuk terpasang pada tempat ini karena tidak serapat high-pressure filter.

  • High-pressure filter membuat perlindungan valve yang peka pada mekanisme. Selalu ditaruh sesudah pompa dan ciri-cirinya ialah mempunyai housing yang tahan penekanan tinggi.
  • Return line filter ditaruh pada line kembalinya oli ke reservoir. Mekanisme ini mempunyai kekurangan khusus jika oli disaring sesudah tinggalkan circuit. Type filter ini terpasang pada low pressure housing atau mempunyai type spin-on.

Mekanisme saluran penuh memfilter semua saluran yang bersirkulasi pada mekanisme hidrolik. Karena argumen ini, mekanisme saluran penuh adalah mekanisme hidrolik yang umum dipakai.

Saluran normal mengucur dari segi luar komponen filter ke arah sisi tengah filter. Saat mampet, penekanan oli akan naik disekitar sisi luar filter dan buka bypass valve.

Konstruksi filter

1. Permukaan filter / Surface Filter

Permukaan filter berperan sebagai penyaring contaminant. Element biasanya dibikin dari kertas berpori yang diberlakukan secara eksklusif dan dilipat untuk tingkatkan luas permukaan. Type ini adalah type yang umum dipakai.

Segmental flow atau mekanisme bypass memfilter beberapa oli yang mengucur lewat mekanisme. Mekanisme ini memercayakan saluran oli yang mengucur berkali-kali untuk bersihkan oli secara baik. Mekanisme ini dipakai cuman pada program khusus saja dan kelebihannya ialah bisa buang contaminant sama ukuran yang paling lembut.

2. By-pass Valve

Bypass valve menahan bertambahnya penekanan. Semua filter mempunyai sebuah bypass dengan dikasih tanda saluran oli seperti IN dan OUT.

Perawatan filter ialah factor yang penting untuk mendapatkan usia hidrolik mekanisme yang panjang. Meremehkan filter akan berpengaruh kerusakan yang cepat pada mekanisme.

Peninjauan visual tidak memperlihatkan apa oli mengucur lewat bypass terkecuali aliran bypass diperlengkapi tanda atau sensor, untuk menghindar saluran lewat bypass yang tidak teridentifikasi, filter harus secara periodik diservis. Turuti detail pabrik berkenaan jeda service yang direferensikan dan gunakan filter sama ukuran micron peringkat yang serupa. 

Beberapa filter diperlengkapi tanda yang akan memberitahu operator untuk bersihkan atau menukar element. Peralatan ini adalah pressure gauge simpel yang memberitahukan operator jika terjadi kendala atau peningkatan penekanan karena filter mampet.

Diatas adalah ulasan terkait Fungsi Filler, Filter, Dan Strainer pada sistem hidrolik yang banyak digunakan pada alat berat. Semoga bermanfaat.