Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fungsi Flow Switch : Pengertian, Jenis, Cara Kerja & Aplikasinya

Konten [Tampil]
Fungsi Flow Switch - Dalam mekanisme hidrolik biasanya terdapat flow switch yang memiliki fungsi penting. Flow switch sendiri ialah sensor saluran atau flow sensor yang mengetahui saluran dalam sebuah mekanisme saluran terbuka atau tertutup. Lalu apa fungsi flow switch? Bagaimana cara kerja flow switch? Dan apa saja aplikasi flow switch?

Flow switch umumnya akan bekerja dengan buka atau tutup bila ada sebuah saluran atau berhentinya saluran bergantung dari output kontak seperti keinginan NO atau NC. Ingat fungsi dari flow switch sendiri dipandang seperti sebuah kontrol saluran, cukup banyak juga yang menggunakan istilah sensor control saluran atau flow control.

Tetapi pada faktaya alat ini terhitung semacam sensor flow, jadi beberapa orang yang memandang bila flow switch sendiri sama dengan flow sensor sebagai sisi dari sensor pada flow mtr. Untuk lebih jelasnya terkait flow switch mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, dan aplikasinya akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini.

fungsi flow switch

Pengertian Flow switch

Flow switch ialah sensor flow atau saluran yang mengetahui ada atau tidaknya flow atau saluran dalam satu mekanisme saluran tertutup atau terbuka. Umumnya Flow switch akan bekerja tutup atau buka bila ada satu saluran atau saluran stop bergantung pada output kontak yang diharapkan NC atau NO.

Fungsi flow switch dipandang seperti control saluran banyak pula yang memakai istilah flow control atau sensor control saluran. Dan faktaya flow switch adalah jenis sensor flow, hingga banyak yang memandang flow switch sama dengan flow sensor yang disebut sisi sensor flow mtr.

Fungsi dari Flow Switch

Flow switch sering digunakan membuat perlindungan proses yang tidak sesuai dengan gagasan, berkenaan ada saluran dari satu fluida. Untuk lebih detilnya, berikut fungsi flow switch:

  1. Masih jaga kualitas produksi dalam proses yang terusik karena kualitas saluran dari fluida tersebut.
  2. Jaga berlangsungnya kerusakan yang memacu saluran sama dalam pompa yang over heating karena flow velocity atau flow rate tidak sesuai dengan sama seperti yang diisyaratkan.
  3. Jaga mesin pada kerusakan karena over heating yang disebabkan karena mekanisme pada saluran pendingin yang tidak sesuai dengan sama seperti yang diisyaratkan.

Maka flow switch sendiri juga bisa diterapkan sebagai sakelar automatis pada pompa air dan umumnya bekerja karena ada dorongan air, yang mana saat keran dibuka karena itu air dari sumber atau bak akan menggerakkan sisi lidah sensor yang ada dalam flow switch, selanjutnya menghubungkan pompa dengan sumber saluran listrik, lalu pompa akan hidup.

Fungsi flow switch tersebut cuma untuk pendorong flopper, yang mana air pada pipa berperanan sebagai pendorong pada flapper. Memakai mekanisme pendorong teknisi, di mana tuas pendorong teknisi nanti menarik switch untuk fungsi on/off flow switch.

Agar switch elektrik itu bekerja dengan optimal, karena itu gabungan teknisi yang terjadi di antara penggunaan spring dan membran bisa mengoptimalkan fungsi pada switch dengan cara automatis, sampai signal on/off akan terjadi.

Ingat flow switch ini bekerja menurut mekanisme saluran atau penekanan air pada pipa, seterusnya akan aktif jadi signal on off ke arah fire sirene, karena itu penempatan pada flow switch sendiri tidak dapat kebalik. Karena switch cuman dapat aktif bila serangkaian teknisi berupa tuas teknisi tergerak penekanan atau pergerakan air pada pipa seperti arah saluran yang betul.

Jenis Flow Switch

Sesungguhnya flow switch terhitung ke cara kerja flow mtr, karena masih sisi dari sensor flow mtr. Komponen ini terbagi dalam beberapa jenis. Pada flow switch yang menggunakan sensor berbentuk sensor electromagnetic, ultrasonic,atau yang lain, jadi flow sensor ini umumnya akan berperanan sebagai switch. Namun pada mekanisme mechanical sendiri umumnya menggunakanpaddle yang bergerak saat berlangsungnya flow atau kebalikannya. Flow switch jenis ini sama separti switch biasanya yang memberi kontak saat ada saluran atau bisa memutuskan kontak saat tidak ada saluran.

Adapun kekurangan flow switch mechanical sendiri umumnya tidak berperan baik saat saluran tidak alami gerakan tetapi penekanan yang ada pada saluran masih positif. Beda hal dengan jenis flow switch yang menggunakan sensor electric, berbentuk sensor magnetic atau ultrasonic.

Kekurangan flow switch mechanical adalah kecil besarnya pergerakan alir tidak bisa ditata dengan tentu, ini berlainan dari flow switch yang menggunakan sensor electrik, biasanya besarnya flow velocity bisa ditata dengan cara masukkan minimum dan optimal flow rate.

Aplikasi Flow Switch

Umumnya flow swtich banyak diterapkan membuat perlindungan :

  1. Kompresor entahlah itu kompresor udara atau chiller untuk mengawasi pergerakan saluran pada oli pelumas kompresor.
  2. Mesin pompa pada over heating pada motor sekalian kerusakan pada seal pompa karena cairan atau fluida yang dipompa tidak ada alias kosong.
  3. Mekanisme pendinginan pada proses condensor di mekanisme chiller yang umumnya terkait dengan alat cooling tower.
  4. Over heating atau panas berlebihan pada elemen bearing karena terusiknya mekanisme cooling sama dalam mesin CNC dan pembangkit turbin.
  5. Over heating oli hyrdaulic yang ada dalam mesin hydraulic press.
  6. Overheating dalam mesin injection molding atau semacam.

Untuk proses tertentu dengan arah mengawasi pergerakan alir atau keseluruhan dari volume saluran, karena itu fungsi dari flow switch sendiri telah ada pada flow transmitter, khususnya saat menggunakan flow mtr. digital.

Aplikasi Flow Switch Pada Water Sprinkle

Sesungguhnya ada beberapa program dari flow switch yang dapat kita temui dalam industri, diantaranya water flow switch fire sprinkle. Apakah itu water flow switch fire sprinkler? Ya, alat ini adalah piranti elektrik atau mekanikal yang dibuat atau dibuat ke sebuah mekanisme fire sprinkle dan fire sirene menggunakan kabel konservatif. beberapa petugas pemadam kebakaran umumnya akan bereaksi saat sirene kebakaran mengeluarkan bunyi, sementara sirene akan berlaga saat ada laporan atau menyalanya sirene lain lebih dulu.

Adapun penampilan dari waterflow switch tersebut ada antara sistem fire sirene dan fire suppression sistem pada suatu gedung. Di mana alat itu mengetahui saluran air pada sprinkle, hingga membuat sirene mengeluarkan bunyi yang mengisyaratkan beberapa orang dalam gedung harus dievakuasi.

Maka fungsi khusus dari water flow switch fire sprinkler sendiri salah satunya :

  1. Bisa memberitahu beberapa pemakai gedung untuk lakukan penyelamatan selekasnya.
  2. Memberitahu beberapa petugas pemadam kebakaran jika dalam gedung memerlukan kontribusi menangani kebakaran yang terjadi.
  3. Memperlihatkan ke beberapa petugas pemadam kebakaran yang tiba, letak dari titik api dan dimanapun petugas bisa menghubungkan selang fire hose yang mereka membawa.

Pemadam kebakaran juga memandang bila perlakuan penjagaan menggunakan mekanisme sprinkle sendiri lebih efisien dibanding menggunakan tanda pada mekanisme sirene. Kadang detektor sirene bisa juga saja salah saat mengeluarkan bunyi, kemungkinan dapat karena ada berlangsungnya human error atau ketidakberhasilan mekanisme.

Di atas adalah ulasan terkait flow meter baik dari fungsi flow meter, pengertian, jenis, cara kerja, dan aplikasinya. Semoga dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan.