Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Alat Perata : 2 Jenis Dan Ulasannya

Konten [Tampil]
Alat Perata - Material untuk tubuh jalan umumnya diangkut dengan dumptruck, baik itu berbentuk tanah (soil) atau pecah (crushed stone). Tumpukan material itu ditempatkan di pinggir tubuh jalan berupa gundukan yang berderet sejauh jalan barusan.

Untuk membentangkannya secara rata kesemua permukaan, karena itu dibutuhkan perlengkapan. Perlengkapan itu namanya alat perata. Alat perata adalah alat berat yang bisa menggerakkan material dari gundukan di pinggir jalan untuk ditebarkan secara rata di semua permukaan tubuh jalan jika perlu dengan kemiringan tertentu.

Perkakas untuk menebar ratakan material tersebut berbentuk blade dengan panjang di antara 3 m-4m, lebar 60 cm dan tebal 2,5 cm. Blade ini digantung secara kuat pada kerangka yang menyambungkan roda paling depan dengan roda ke-2 , hingga bisa diputar secara horizontal atau vertical. Untuk lebih jelasnya terkait alat perata baik tanah maupun aspal akan diulas pada artikel berikut ini.

Alat Perata

Secara umum alat perata dibagi menjadi dua yaitu motor grader dan asphal paver. Keduanya dibedakan dari bahan yang akan diratakan. Berikut ulasannya terkait alat perata:

1. Motor Grader

Alat perata yang pertama yaitu motor grader. Motor grader adalah alat berat yang memiliki tiga pasang roda. Attachment terpasang antara roda pertama dan roda ke-2 berbentuk blade dan roda ke-2 berbentuk blade dan scarifier (garpu). Blade untuk menggunting atau cuman menggerakkan, sedang scarifier bermanfaat untuk menggaruk.

Jika tanah atau tubuh jalan yang bakal digaruk terlampau keras, karena itu pekerjaan dilaksanakan dengan menggunakan ripper yang terpasang ada di belakang tubuh grader. Dua pasang ban yang ada di belakang menyangga tubuh grader dan memerlukan traksi yang kuat, sedang ban pertama kali yang paling depan cuman untuk menyokong dudukan attachment dan berperan sebagai pengontrol arah gerakkan dan bisa dimiringkan untuk mendukung keefektifan operasi. Terkadang (untuk motor grader kecil) ban depan lebih kecil dibanding ban belakang.

Untuk efektivitas kerja, pada motor grader yang besar, ada articulated steering, maknanya jika alat itu belok, tubuhnyapun bisa ikut patah mendukungnya hingga radius belok menjadi kecil. 
alat perata

2. Finisher

Sementara alat perata yang kedua yaitu finisher. Nama alat berat ini tidak menggambarkan pekerjaannya, yakni menuntaskan (finis) pekerjaan tetapi membentangkan hotmix secara rata baik ke samping atau kedepan. Finiser menunggu kiriman hot mix dari dumptruck pada jalur jalan yang bakal dihampar. Lewat hoper yang terbuka dimukanya, hot mix ditumpahkan dari belakang dumptruck sesudah lebih dahulu ban belakang dumptruck sentuh bumper depan finiser.

Dari hoper, material diteruskan ke belakang dengan conveyor. Dari belakang ini material ditebarkan rata kesemua permukaan tubuh jalan yang bakal diaspal. Penebaran yang rata dilaksanakan oleh alat yang namanya auger, berbentuk skrup yang membentang dari pinggir kiri ke pinggir kanan.

Ketebalan bentangan bisa diukur ditata sama yang namanya screed berbentuk pelat besi yang bisa dinaik turunkan. Alat ini dibagi menjadi dua jenis yakni yang bergerak dengan ban dan yang bergerak dengan trek (kelabang). Yang bergerak dengan ban seperti gambar di samping biasanya memiliki ukuran kecil. Ban itu sebagai ban mati (tidak dipompa).

Umumnya ban depan memiliki ukuran lebih kecil daripada ban belakang. Yang bergerak dengan trek memiliki ukuran semakin besar. Finiser tengah bisa menggunakan ban dapat trek. Alat yang menggunakan trek memiliki kelebihan dalam soal keproduktifan dan keseragaman kualitas, tapi mobilisasi buruk.

Kita ketahui jika finiser mendapatkan hot mix dari dumptruck, sedang dumptruck ambil material di Asphalt Mixing Plant (AMP). Disaksikan dari sisi ketersediaannya tubuh jalan untuk dihampar cuman ada dua peluang untuk finiser, apa pergerakannya menjauhi dari AMP atau dekatinya.
alat perata

Diatas adalah ulasan terkait alat perata baik tanah maupun aspal yang digunakan pada pekerjaan berat. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.